Jumat, 17 Februari 2017
Februari
Terkadang, ada sesuatu yang seharusnya dipercayai namun kita enggan untuk mempercayainya. Dan kita malah mempercayai sesuatu yang seharusnya tidak perlu untuk dipercaya. Cinta. Lagi-lagi tentang itu. Sahabat. Lagi-lagi tentang itu. Ya, dalam hidup, masih banyak orang-orang yang justru terjebak oleh hal-hal itu.
Dunia baru setelah usia 17 tahun tidak hanya sekadar soal cinta kepada lawan jenis atau berebut sahabat atau mengatakan "Dia sahabatku" kepada seluruh dunia padahal baru kenal sebentar.
Dunia baru yang kita jalani, tak hanya seputar itu. Tapi, dunia baru setelah usia 17 tahun adalah "Now, what?" Jadi setelah lulus, apa lagi? apa yang akan kita kerjakan setelah bersenda gurau dengan mereka yang kita sebut sahabat atau menghabiskan waktu dengan dia yang sangat kita cintai.
Dunia yang baru setelah usia 17 tahun adalah dunia yang membuat kita mengerti bahwa hidup tak melulu harus mengharapkan cinta dari dia dan hanya dia. Kadang, ada hal yang tak bisa kita paksakan dalam sebuah kehidupan. Kita terlalu banyak mendramasitir sebuah kehidupan. Kita terlalu serius terhadap satu orang tanpa disadari ada orang yang setia berdoa untuk kita. Untuk kebaikan dan keberhsilan kita. Dan selalu berdoa agar disatukan oleh kita. Kita mungkin mulai merasakannya tapi enggan untuk mengakuinya.
Dunia di usia yang sudah tak lagi belasan, membuat kita harus lebih pandai memilih siapa yang pantas dipanggil "Sahabat". Seharusnya, tak perlu lagi jatuh karena sakitnya suatu penghianatan dari seseorang yang mengaku selalu ada untuk kita.
Banyak orang beranggapan bahwa menulis itu hanyalah sebuah fantasi dan imajinasi saja. Dan hal itu hanya dilakukan oleh orang gila, padahal dia tak pernah tahu bahwa dengan menulislah kita akan tetap menjadi waras.
Untuk Februari, hari ini sepertinya banyak kekecewaan yang dialami oleh banyak orang. Terutama juga untukku.
Aku benci harus mengaku bahwa kecewa sungguh menyakitkan. Dan aku benci memendam kekecewaan sendiri.
Untuk Februari, Apakah aku harus mulai mengikhlaskannya?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar